Kambing Terbaik Untuk Ibadah Terbaik

Percayakan Ibadah Aqiqah Anda Kepada Kami yang Sudah Berpengalaman
Call/WA 08119419993

Mengenal Sejarah Aqiqah

Mengenal Sejarah Aqiqah – Kelahiran anak merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh sepasang suami istri, dan setelah anak yang lahir kemudian ada beberapa tradisi yang biasanya dilakukan oleh umat muslim  yaitu aqiqah. Aqiqah sendiri memiliki pengertian yaitu memotong atau menyembelih, yang diambil dari bahasa arab yaitu akhka. Hampir mirip dengan qurban, namun memiliki makna yang sedikit berbeda. Qurban bisa diartikan kita memberikan semacam hewan ternak seperti unta, sapi, kambing atau domba untuk disembelih dan dagingnya dibagikan untuk orang-orang yang kurang mampu, sedangkan aqiqah beberapa orang beranggapan merupakan ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Untuk henis hewan aqiqahnya sendiri biasanya banyak orang yang memakai kambing ataupun domba.

Selain itu,  jumlah hewan yang disembelih juga tergantung dari jenis kelamin anak yang baru lahir yaitu 1 ekor domba untuk anak perempuan dan 2 ekor domba atau kambing untuk anak laki-laki. Tradisi aqiqah sebenarnya sudah dikenal sejak lama. Berikut akan kita ulas sedikit tentang sejarah aqiqah yang perlu kita ketahui agar  bisa pahami makna yang terkandung dalam aqiqah itu sendiri.

  1. Dimulai dari masa pra Islam

Sebenarnya untuk acara tradisi aqiqah sudah dimulai dari zaman Arab Jahiliyah, awalnya orang-orang Arab pada masa tersebut membuat acara penyembelihan hewan untuk kelahiran anak mereka, kemudian darah dari hewan tersebut disiramkan dan dilumuri di kepala bayi yang ditujukan. Namun kedatangan agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW menghapus tradisi pelumuran darah dan mengarahkan pada hal positif dan meluruskan niat dari aqiqah itu sendiri sebagai wujub syukur dari Allah SWT.

  1. Aqiqah pada masa Nabi Muhammad SAW

Pada saat Nabi Muhammad SAW mendapatkan cucu kembarnya, Nabi Muhammad melaksanakan tradisi aqiqah untuk menyambut cucu kembarnya yang berjenis kelamin lak-laki yaitu Hasan dan Husain. Dengan niat memberikan rasa syukur yang diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini kemudian diteruskan oleh sahabat-sahabatnya yang ikut melaksanakan aqiqah pada kelahiran anaknya. Pada masa itu hewan yang dipakai untuk aqiqah oleh Nabi Muhammad SAW adalah domba.

Baca juga

Itu sedikit sejarah adanya aqiqah yang sudah kita jadikan tradisi. Penting rasanya kita mengetahui hal tersebut agar bisa kita memaknai dan meniru hal yang dilakukan oleh Nabi Muhammad kepada cucunya Hasan dan Husein, serta agar kita bisa memaknai arti dari aqiqah itu sendiri dan tetap berharap ridho dari Allah SWT seperti yang Nabi Muhammad SAW lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CALL CENTER

  • 08119419993
  • 08119419993
  • 081286302001

ALAMAT

  • Jl Diklat Pemda RT 02 RW 01 Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang Provinsi Banten Indonesia

CABANG

  • Garut
  • Jogjakarta
  • Purworejo
  • Kebumen

Copyright 2016 – Aqiqah Nusantara – All Right Reserved